ini hari terakhirku di sekolahku(T.K) di karenakan hari ini kelulusan, aku sempat sedih sih tapi mau gimanalagi aku harus berganti seragam menjadi merah - putih(SD), bising saat pengambilan raport di kelas, ibu - ibu semuanya saling hilir mudik kesana kemari, aku coba lihat di sekelilingku, unuk memncari satu yaitu dia(jane), aku cemas kenapa hari ini dia tidak muncul padahalkan hari ini hari terakhirnya di sekolah(T.K).
lalu aku mencari temanku(john), john apa kamu melihat jane di kelas "tanyaku", "john menjawab" tidak memang kamu ga tau kalau si jane itu sedang sakit, haah sakit apa?"tanyaku", katanya sih demam berdarah(DBD), langsung saja aku berlari kerumahnya,"huuh" sesampai di rumahnya aku panggil namanya"jane main yuk!" lalu keluar ibunya eh tom janenya sedang sakit "kata ibunya" oh sakit apa bu "balasku" sakit DBD , boleh saya jenguk dia bu", masuk saja dia ada di kamarnya, makasih bu "jawabku" lalu aku bergegas ke kamarnya, "ngiiik" suara pintu yang ku buka tadi, hey jane kamu kenapa"tuturku" ini tom aku sakit DBD, karena ketidak tahuanku akan penyakit saat itu aku manggut saja, "ooh" trus kamu ga apa - apa?"tanyaku sambil senyum" "lallluuuu" dia tersenyum padaku waaahhh cantik sekali dia kalau sedang senyum"dalam hatiku" eh tom aku sebenarnya mau main tapi? aku ga boleh keluar rumah sama ibuku, eh gimana kalau kita main di sini"tuturnya", mmm ya udah kita maini di sini, tapi main apa?"jawabku", "hening ketika itu saat kita berfikir", lalu jane berkata"kita main boneka bonekaan aja", waduuh itukan mainan perempuan kalau mau kita main kelereng saja aku punya banyak di rumah gimana?"balasku", engga ah itukan mainan anak lelaki"jawab jane", trus kita main apa dong,"balasku", eh gi mana kalau kita main ibu - ibuan kamu jadi ayahnya sedangkan aku jadi ibunya gi mana tom, trus anaknya siapa?"tanyaku" dia saja"sambil menunjuk ke arah boneka beruang yang besar itu", ya udah, tak lama ibu jane memanggil jane"jane ibu mau keluar dulu kamu di rumah saja ya dan tom tolong jaga jane ya ibu cuma sebentar", siap bu "jawabku".
berlangsunglah sekian menit terbawa dalam permainan kecilku itu. dan hari itu tak akan pernah aku lupakan karena itu kenangan terindah dalam sejarah hidupku.
Saturday, August 1, 2009
Perasaanku saat dia Bersandar
Aku tinggal di rumah yang sangat sederhana, ayahku seorang seniman yang penghasilannya juga tidak terlalu besar tapi cukup untuk menghidupiku sekeluarga, aku anak tunggal tapi anehnya aku tak pernah di manja karena ayahku galak he..he..he..
ibuku seorang ibu rumah tangga dia sehari hari seperti ibu - ibu pada umumnya dan dia sangat aku sayang, singkat cerita aku sedang duduk di teras depan dengan sedikit bersiul. lalu terdengar suara teriakan ibuku mamanggilku. seperti ini, "toooom kesini tolong belikan ibu garam dapur di warung" iyaaa jawabku,
Lalu aku berangkat tapi dalam perjalanan aku melihat jane sedang menangis di teras halaman rumahnya lalu aku tanya "eh cengeng kenapa nangis kaya anak kecil aja". makanya jadi orang jangan cengeng huuh....eh dia malah tambah kenceng nangis nya lalu aku duduk di sebelah dia sambil memegang uang dari ibuku itu. "eh cengeng kanapa kamu nangis" gitu aja nangis dasar perempuan bisanya cuma nangis, suara keduaku tapi yang ini agak lembut, dia menatapku marah dia bilang "itu ka toni ganggu aku lagi main" oh iya, toni itu kakanya jane dia lebih tua dariku tapi dia itu isengnya bukan main, aku aja takut sama dia.
ganggu gimana tanyaku, lanjutku "itu aku lagi main boneka - bonekaan trus boneka aku di ambil sama ka toni "sambil menangis dia tuturkan", oh gitu ya udah jangan nangis lagi, kamu mau ga permen? tanyaku, lalu dia "manggut tanda setuju" aku langsung ke warung membeli permen sampai sampai aku lupa kalau aku sedang di suruh ibu, lanjut cerita ku beri dia permen sambil dia hapus airmata dia sendiri dan mengambil permen tawaranku. trus huup yups dia bersandar di pundakku.. oh my god...aku gemetar ga bisa ngomong pokoknya enakk nyaman dan aman....seakan dunia milik kita berdua yang lain ngekos itu juga belum bayar sewanya he..he..he
lalu hari mulai sore jane di panggil orang tuanya dan aku bergegas pulang dalam perjalanan aku ingat aku di suruh ibu membeli sebuah garam, hah " keluh ku" ko bisa lupa yah mana uangnya aku belikan permen lagi, aduuuh. sambil menunduk aku masuk dalam rumah dan yaaahhh ada ibu, "heh mana garamnya?" eee eee anu bu anu uangnya hilang "alasanku" ko bisa sampai hilang"tanya ibuku" aku tadi lari bu pas sampai di warung aku cek di celanaku sudah ga ada he...he..he... ya udah makanya besok hati hati bawa uangnya ni beli garam lagi sana, siaaap "jawab aku" aku balik ke warung membeli sebuah garam dan sambil senyum dan memandang rumahnya hee..he...
ibuku seorang ibu rumah tangga dia sehari hari seperti ibu - ibu pada umumnya dan dia sangat aku sayang, singkat cerita aku sedang duduk di teras depan dengan sedikit bersiul. lalu terdengar suara teriakan ibuku mamanggilku. seperti ini, "toooom kesini tolong belikan ibu garam dapur di warung" iyaaa jawabku,
Lalu aku berangkat tapi dalam perjalanan aku melihat jane sedang menangis di teras halaman rumahnya lalu aku tanya "eh cengeng kenapa nangis kaya anak kecil aja". makanya jadi orang jangan cengeng huuh....eh dia malah tambah kenceng nangis nya lalu aku duduk di sebelah dia sambil memegang uang dari ibuku itu. "eh cengeng kanapa kamu nangis" gitu aja nangis dasar perempuan bisanya cuma nangis, suara keduaku tapi yang ini agak lembut, dia menatapku marah dia bilang "itu ka toni ganggu aku lagi main" oh iya, toni itu kakanya jane dia lebih tua dariku tapi dia itu isengnya bukan main, aku aja takut sama dia.
ganggu gimana tanyaku, lanjutku "itu aku lagi main boneka - bonekaan trus boneka aku di ambil sama ka toni "sambil menangis dia tuturkan", oh gitu ya udah jangan nangis lagi, kamu mau ga permen? tanyaku, lalu dia "manggut tanda setuju" aku langsung ke warung membeli permen sampai sampai aku lupa kalau aku sedang di suruh ibu, lanjut cerita ku beri dia permen sambil dia hapus airmata dia sendiri dan mengambil permen tawaranku. trus huup yups dia bersandar di pundakku.. oh my god...aku gemetar ga bisa ngomong pokoknya enakk nyaman dan aman....seakan dunia milik kita berdua yang lain ngekos itu juga belum bayar sewanya he..he..he
lalu hari mulai sore jane di panggil orang tuanya dan aku bergegas pulang dalam perjalanan aku ingat aku di suruh ibu membeli sebuah garam, hah " keluh ku" ko bisa lupa yah mana uangnya aku belikan permen lagi, aduuuh. sambil menunduk aku masuk dalam rumah dan yaaahhh ada ibu, "heh mana garamnya?" eee eee anu bu anu uangnya hilang "alasanku" ko bisa sampai hilang"tanya ibuku" aku tadi lari bu pas sampai di warung aku cek di celanaku sudah ga ada he...he..he... ya udah makanya besok hati hati bawa uangnya ni beli garam lagi sana, siaaap "jawab aku" aku balik ke warung membeli sebuah garam dan sambil senyum dan memandang rumahnya hee..he...
Cerita pertamaku tentang cinta kecilku
Hai, aku.... aku? anggap saja namaku tom cerita di mulai ketika aku mulai duduk di sebuah (T.K) kanak - kanak aku mempunyai 2 orang teman kita sebut saja dia bill dan john, suasana di tempatku selalu mendung dan tak pernah cerah sekalinyapun cuacanya cerah aku tak memperdulikannya karena yah namanya juga masih anak - anak.
Sigkat cerita di sekolahku (T.K) ada seorang gadis kecil yang sangat ku suka namanya.....? namanya kita sebut saja jane, aku menyukai dia sudah lama tapi aku tak pernah berani mengungkapkan isi hati aku, aku sering sekali mengerjai dia (menjaili) tapi jauh di dalam sudut hati aku, aku sangat menyayangi dia, ok aku jelaskan ciri - cirinya, hmm dia itu manis punya lesung pipi yang sangat manis jika dia tersenyum dan aku yakin juga banyak yang suka padanya, rajin, bertutur kata lembut dan sopan pokoknya aku sangat sayang padanya dan ingin selalu melindunginya, oh iya dia juga bisa dibilang anak keturunan bangsawan di daerahku, pyuh justru karena itu aku berfikir dua kali ingin menyatakan perasaanku, di tambah lagi aku masih kanak - kanak yah masih di bilang masih dalam tahapan imaginasi he..he..he...
senin tanggal dan tempat masih sama. aku masuk kekelasku dan aku duduk tepat di belakang dia, lalu ku cari saja perhatian dengan menarik rambutnya itu kebiasaanku semasa kecil namaya juga anak - anak kalu orang tua kita bilang. dia marah lalu melaporkanku ke guru nama guruku ibu ani, seperti biasa aku di hukum di depan kelas dengan satu kaki dan tanganku memgang telinga, he..he..he tapi dengan begitu aku bisa melihat dia dari jarak yang sangat dekat, teeeettt bunyi bel sekolah tanda pulang asyik akhirnya.
oh iya aku sudah bilangkan aku punya 2 orang teman yang ku sebutkan di atas ya mereka dua bersaudara bill dan john kami sangat akrab biasanya sepulang sekolah kami pergi ke sungai untuk berenang, dan rumah kami berdekatan dengan si pujaanku yang tidak jauh dari sungai. kalau aku ada di sunga sudah pasti dia ada di sana (jane). jane pun punya beberapa sahabat tapi buatku dia yang tercantik dan termanis dari sahabat - sahabatnya.
Sigkat cerita di sekolahku (T.K) ada seorang gadis kecil yang sangat ku suka namanya.....? namanya kita sebut saja jane, aku menyukai dia sudah lama tapi aku tak pernah berani mengungkapkan isi hati aku, aku sering sekali mengerjai dia (menjaili) tapi jauh di dalam sudut hati aku, aku sangat menyayangi dia, ok aku jelaskan ciri - cirinya, hmm dia itu manis punya lesung pipi yang sangat manis jika dia tersenyum dan aku yakin juga banyak yang suka padanya, rajin, bertutur kata lembut dan sopan pokoknya aku sangat sayang padanya dan ingin selalu melindunginya, oh iya dia juga bisa dibilang anak keturunan bangsawan di daerahku, pyuh justru karena itu aku berfikir dua kali ingin menyatakan perasaanku, di tambah lagi aku masih kanak - kanak yah masih di bilang masih dalam tahapan imaginasi he..he..he...
senin tanggal dan tempat masih sama. aku masuk kekelasku dan aku duduk tepat di belakang dia, lalu ku cari saja perhatian dengan menarik rambutnya itu kebiasaanku semasa kecil namaya juga anak - anak kalu orang tua kita bilang. dia marah lalu melaporkanku ke guru nama guruku ibu ani, seperti biasa aku di hukum di depan kelas dengan satu kaki dan tanganku memgang telinga, he..he..he tapi dengan begitu aku bisa melihat dia dari jarak yang sangat dekat, teeeettt bunyi bel sekolah tanda pulang asyik akhirnya.
oh iya aku sudah bilangkan aku punya 2 orang teman yang ku sebutkan di atas ya mereka dua bersaudara bill dan john kami sangat akrab biasanya sepulang sekolah kami pergi ke sungai untuk berenang, dan rumah kami berdekatan dengan si pujaanku yang tidak jauh dari sungai. kalau aku ada di sunga sudah pasti dia ada di sana (jane). jane pun punya beberapa sahabat tapi buatku dia yang tercantik dan termanis dari sahabat - sahabatnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)